Francesco Alfredo Frazzetta
(Lahir: 9 Februari 1928, Wafat 20 Mei 2010)
Lahir di Sheepshead Bay, New York. Sebagai satu-satunya anak laki-laki dengan 3 saudara perempuan, ia banyak menghabiskan waktu bersama neneknya yang mulai mendorong minatnya berkesenian ketika ia berusia 2 tahun.
Seperti yang dikenangnya sebulan sebelum kepergiannya di 2010:
When I drew something, she would be the one to say it was wonderful and would give me a penny to keep going. Sometimes I had nothing left to draw on but toilet paper. As I got older, I started drawing some pretty wild things for my age. I remember the teachers were always mesmerized by what I was doing, so it was hard to learn anything from them. So I went to art school when I was a little kid, and even there the teachers were flipping out.
Di usianya yang ke-8 tahun, Frazetta bersekolah di Brooklyn Academy of Fine Arts, sebuah sekolah seni yang digagas oleh seorang guru seni asal Italy Michele Falanga.
--
Pada 1944, di usianya yang ke-16, Frazetta mulai bekerja di studio komik Bernard Baily sebagai seorang asisten penciler. Karya buku komik pertamanya adalah melakukan penintaan (inking) untuk cerita delapan halaman berjudul "Snowman", yang sketsanya dibuat oleh John dalam komik edisi tunggal Tally-Ho Comics pada Desember 1944, yang dipublikasikan oleh Swappers Quarterly dan Almanac/Baily publishing.
Karya komik berikutnya yang terkonfirmasi darinya adalah dua karya yang telah dibubuhi tanda tangan meliputi tahap sketsa pensil dan penintaan dalam Treasure Comics #7 (Juli 1946) terbitan Prize Comics: cerita empat halaman berjudul "Know your America" yang merupakan karya solo pertama Frank Frazetta, serta satu halaman berjudul "Ahoy! Enemy Ship!" yang menampilkan karakter ciptaannya, Capt. Kidd Jr.
Dalam sebuah wawancara tahun 1991 di The Comics Journal, Frazetta menyebut Graham Ingels sebagai orang pertama di industri buku komik yang mengenali bakatnya, serta memberinya pekerjaan di Standard Comics pada tahun 1947.
Ia menikahi Eleanor Kelly, yang berasal dari Massachusetts, di Kota New York pada bulan November 1956. Mereka dikaruniai empat orang anak: Frank Jr., Billy, Holly, dan Heidi.
--
Pada tahun 1964, lukisan Frazetta yang menampilkan Ringo Starr dari grup musik The Beatles dibuat untuk parodi iklan di majalah Mad menarik perhatian studio film United Artists. Ia kemudian diminta untuk mengerjakan poster film What's New Pussycat? dan dalam satu sore berhasil memperoleh bayaran yang setara dengan gaji tahunannya. Ia pun mengerjakan beberapa poster film lainnya.

Frazetta juga membuat lukisan untuk edisi buku petualangan berformat sampul tipis paperback yang ditujukan bagi pasar massal. Interpretasinya terhadap karakter Conan the Barbarian karya Robert E. Howard secara visual mendefinisikan ulang genre sword and sorcery (fantasi kepahlawanan) dan memberikan pengaruh yang sangat besar bagi generasi seniman berikutnya. Kesesuaian antara ilustrasi sampul buatannya dengan alur cerita di dalam buku hanyalah sebuah kebetulan.
Seperti yang pernah dijelaskan oleh Frazetta: "Saya tidak membaca satu pun dari buku-buku itu... Saya menggambarnya dengan gaya saya sendiri. Kesannya sangat kasar dan tangguh. Ternyata gaya itu disukai. Saya tidak peduli dengan pendapat orang lain. Mereka yang membeli buku-buku tersebut tidak pernah mengeluh. Mungkin saja mereka memang tidak membaca isinya."

Karya-karyanya sebagian besar menggunakan cat minyak, meskipun ia juga bereksperimen dengan cat air, tinta, dan pensil. Selama periode ini, kontribusi Frazetta di dunia komik meliputi pembuatan ilustrasi sampul serta beberapa cerita komik hitam-putih untuk majalah bertema horor dan perang terbitan Warren Publishing, seperti Creepy, Eerie, Blazing Combat, dan Vampirella.
--
Pada awal tahun 1980-an, Frazetta mendirikan sebuah galeri bernama Frazetta's Fantasy Corner di lantai atas sebuah bangunan bekas gedung Masonik, yang terletak di sudut jalan South Courtland dan Washington di East Stroudsburg, Pennsylvania. Bangunan tersebut juga menampung museum seni Frazetta yang memamerkan karya-karyanya sendiri, serta karya seniman lain di galeri terpisah. Dari tahun 1998 hingga 1999, Quantum Cat Entertainment menerbitkan majalah Frank Frazetta Fantasy Illustrated, yang menampilkan seni sampul dan beberapa ilustrasi karya Frazetta.
Di masa tuanya, Frazetta mengalami berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan tiroid yang tidak ditangani selama bertahun-tahun. Serangkaian serangan strok menyebabkan lengan kanannya hampir lumpuh total. Ia kemudian belajar melukis dan menggambar menggunakan tangan kirinya. Ia menjadi subjek dalam film dokumenter panjang tahun 2003 berjudul Frank Frazetta: Painting With Fire.

Menjelang tahun 2009, Frazetta tinggal di sebuah lahan di Pegunungan Pocono, Pennsylvania, yang di dalamnya terdapat sebuah museum kecil yang terbuka untuk umum. Pada tanggal 17 Juli 2009, istrinya sekaligus mitra bisnisnya, Eleanor Frazetta, meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker selama satu tahun. Untuk suatu periode singkat, ia sempat mempekerjakan Rob Pistella dan Steve Ferzoco untuk menangani urusan bisnisnya, namun kini mereka tidak lagi bekerja untuk pihak Frazetta.
Frank Frazetta meninggal dunia akibat stroke pada 10 Mei 2010 di sebuah rumah sakit dekat kediamannya di Florida. Ellie dan Frank memiliki rekam jejak panjang dalam menjual karya seni, dan setelah kematian Frank, semua karya seni orisinal yang masih ia miliki dibagi secara merata di antara keempat anaknya.
---



Frazetta telah memengaruhi banyak seniman dalam genre fantasi dan fiksi ilmiah. Pembuat film sekaligus pencipta Star Wars, George Lucas, menyebutkan karya Frazetta dalam sebuah artikel tahun 1979 karya Alan Arnold, dengan menyatakan: "Saya penggemar seni komik. Saya mengoleksinya... Ada cukup banyak ilustrator [kontemporer] dalam genre fiksi ilmiah dan fantasi ilmiah yang sangat saya sukai. Saya menyukai mereka karena desain dan imajinasi mereka begitu hidup. Ilustrator seperti Frazetta, Druillet, dan Moebius memiliki gaya yang sangat canggih." Pada tahun 2018, Lucas Museum of Narrative Art di Los Angeles mengumumkan akan memamerkan empat karya asli Frazetta yang berasal dari koleksi pribadi Lucas.
Dalam sebuah artikel Los Angeles Times tahun 2010, sineas peraih nominasi Oscar, Guillermo del Toro, menyebut Frazetta sebagai "seniman setingkat dewa yang mendefinisikan seni fantasi untuk abad ke-20." Del Toro menambahkan, "Ia memberikan dunia sebuah jajaran pahlawan yang baru... Entah bagaimana, ia menciptakan lapisan naratif kedua untuk setiap buku yang pernah ia ilustrasikan."
Seniman fantasi sekaligus musisi Joseph Vargo menyebut Frazetta sebagai pengaruh utama; kalender seni karyanya sejak tahun 1998 bahkan mencantumkan tanggal lahir Frazetta. Chris Perna, direktur seni di Epic Games, menyatakan dalam sebuah wawancara pada tahun 2011 bahwa Frazetta merupakan salah satu sosok yang memengaruhinya. Seniman lain yang dipengaruhi oleh Frazetta termasuk seniman komik seperti Marc Silvestri dan Shelby Robertson.
Pada awal 2012, sineas Robert Rodriguez mengumumkan rencana untuk membuat ulang film Fire and Ice karya Bakshi dan Frazetta. Sony Pictures mengambil alih proyek tersebut pada akhir 2014, dengan Rodriguez ditunjuk sebagai sutradara. Pada 2013, Robert Rodriguez memamerkan karya seni orisinal Frank Frazetta yang dipinjam dari koleksi Holly, Heidi, dan Bill Frazetta di ajang Wizard World Comic Con di Chicago. Robert Rodriguez melanjutkan tur karya seni Frazetta tersebut dengan memamerkannya di acara SXSW di Austin, Texas, pada tahun 2014 dan 2015.
Dibuka kembali secara mandiri oleh Frank Jr. pada 2013, Frazetta Art Museum di East Stroudsburg menyimpan sekitar 37 lukisan cat minyak orisinal, serta berbagai karya lain yang dibuat menggunakan pensil, pena dan tinta, maupun cat air.
Sejak 2013, koleksi milik Holly Frazetta berkeliling ke berbagai wilayah di Amerika Serikat untuk dipamerkan kepada publik dalam berbagai konvensi komik. Pada 2014, ia juga turut mendirikan Frazetta Girls bersama putrinya, Sara Frazetta. Perusahaan Frazetta Girls beroperasi sebagai toko daring untuk cendera mata resmi Frank Frazetta, sekaligus aktif di media sosial dengan rutin mengunggah karya-karya Frazetta setiap harinya.



Sejak 2014, Frazetta Girls juga telah berkolaborasi dengan berbagai merek modern yang berpengaruh, seperti Primitive Skateboarding, Kid Robot, HUF Worldwide, dan Mezco Toyz. Pada Maret 2020, Holly Frazetta mengumumkan pembukaan kembali Frazetta Art Museum di Boca Grande, Florida, yang dapat dikunjungi dengan perjanjian terlebih dahulu, serta menampilkan karya orisinal Conan the Barbarian dan Death Dealer.


Pada Februari 2022, melalui kerja sama dengan divisi Opus Publishing dari Incendium Online, Frazetta Girls mengumumkan kembalinya seri komik Frank Frazetta's Death Dealer. Edisi pertamanya dirilis secara global pada 10 Mei 2022, yang sekaligus menandai dimulainya FrazettaVerse.
Tulisan ini merupakan saduran sederhana yang diterjemahkan dan disunting dari wikipedia, apabila kamu tertarik untuk menambahkan isi dari sumber lain, bisa menghubungi kami melalui kanal yang tersedia.
